Kampung Vietnam Dan Museum Kemanusiaan Batam

Kampung Vietnam Dan Museum Kemanusiaan Batam

Batam terletak di segitiga emas antara Singapore, Malaysia dan Pulau Bintan. Hang Nadim adalah nama bandara udara dari kota Batam. Sebuah perkampungan yang terkenal bekas pengungsi warga Vietnam di Batam  ialah Kampung Vietnam.

Daerah ini terletak di Pulau Galang, dan sekarang menjadi wilayah yang tidak berpenghuni yang pada zaman kuno ini adalah tempat tinggal para pengungsi Vietnam.

Pulau Galang terletak sekitar 50 km dari pusat kota Batam. Untuk mencapai pulau itu, para pengunjung harus melewati jembatan Barelang dan beberapa pulau lainnya terlebih dahulu. Dari Bandara Hang Nadim yang terletak di Jalan Hang Nadim, Batam Batu Besar, para pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi.

Para pengungsi Vietnam, sering disebut sebagai orang-orang perahu yang melarikan diri ke pulau Galang karena konflik internal di Vietnam.

Pemerintah Indonesia mengizinkan mereka untuk tinggal di Kampung Vietnam dan secara bertahap memulangkan mereka ke kampung halaman mereka sehingga sekarang tidak ada lagi pengungsi di wilayah tersebut. Meskipun kosong, Kampung Vietnam kini menjadi salah satu tujuan wisata di Batam, yang masih memiliki kondisi yang sama, lengkap dengan berbagai peninggalan.

Cara Menuju Kampung Vietnam Dan Museum Kemanusiaan

Jika anda ingin berkunjung dan mengexplorasi  kota Batam tanpa ribet, anda bisa ambil Paket Wisata Batam. Di lokal travel agent mereka menyediakan beberapa pilihan paket jalan jalan tersebut. Seperti Paket Tour Batam 2 Hari 1 Malam. Dan masih banyak pillihan hingga paket tour 5 hari 4 malam untuk menexplore kota Batam, Bintan, Singapore hingga ke Malaysia.

Di masa lalu, situasi pengungsi menarik perhatian Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) dan Pemerintah Indonesia. Pulau Galang, yang tepatnya berada di Desa Sijantung, Kepulauan Riau, akhirnya disepakati untuk digunakan sebagai penampungan sementara bagi para pengungsi. UNHCR dan Pemerintah Indonesia untuk membangun fasilitas, seperti kamp, ​​gereja, rumah sakit, dan sekolah, yang digunakan untuk memfasilitasi sekitar 250.000 pengungsi.

Ada kantor administrasi UNHCR yang didirikan di Galang untuk menjalankan Kamp Pengungsi Galang selama periode 1979-1996. Banyak Orang Perahu Vietnam dan pencari suaka yang sementara diakomodasi di kamp Galang selama penentuan status pengungsi mereka dan pemukiman mereka di Amerika Serikat, Australia dan beberapa negara Eropa. Banyak orang Vietnam dari negara mereka yang baru bermukim kembali mengunjungi Galang.

Bagi mantan pengungsi Vietnam, terutama mereka yang meninggalkan anggota keluarga di kuburan yang sangat besar di sana, atau mereka yang kehilangan mereka di laut dalam perjalanan ke Indonesia, Pulau Galang telah menjadi semacam situs ziarah. Ada sejumlah pengunjung yang sebagian besar berasal dari Singapura, juga melewati pulau, yang menerima sekitar 1.200 tamu per bulan.

Asosiasi bisnis lokal, termasuk beberapa mantan pejabat kamp, ​​dengan cepat memahami peluang untuk mendorong pengunjung pengungsi dan wisatawan lain untuk datang ke pulau itu.

Banyak peninggalan Vietnam masih bisa dilihat di sini. Salah satu peninggalan itu adalah perahu yang digunakan oleh para pengungsi Vietnam untuk meninggalkan negara dan untuk menghindari perang saudara, untuk pergi ke pulau ini.

Selain berlibur ke Batam, sangat cocok buat anda sekalian mengunjungi keindahan pantai dan wisata budaya di Pulau Bintan. Hanya 15 menit saja dari Pulau batam dengan menggunakan Speedboat ke Tanjung Uban.

Baca juga 10 Destinasi Wisata Unggulan di Bintan

Bagaimana menuju ke sana ?

Kampung Vietnam di Pulau Galang terletak sekitar 50 km dari pusat kota Batam. Untuk mencapai tempat ini, pengunjung dapat berkendara dan menyeberangi jembatan Barelang yang menghubungkan Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, rempang, Galang dan Pulau Galang Baru.

Para pengunjung juga dapat menggunakan transportasi umum Metro Trans dengan layanan rute Jodoh – Galang  atau bisa dengan rental mobil atau Bus jika anda lebih dari 10 Orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *